HUT KE-9 DKIP, BUPATI DORONG TRANSPARANSI DAN PENUNTASAN BLANKSPOT

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (DKIP) Kabupaten Bulungan merayakan hari jadinya yang ke-9 pada Kamis (8/1/2025). Acara syukuran yang digelar di kantor DKIP tersebut menjadi momentum penguatan komitmen daerah dalam mewujudkan transformasi digital yang merata hingga ke tingkat desa.
Kepala Dinas DKIP Bulungan, Hj. Andriana, S.H., M.A.P, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema yang diusung tahun ini adalah “Menuju Masyarakat yang Informatif dan Digital”.

Menurutnya, tema ini mencerminkan komitmen untuk mendorong terwujudnya masyarakat yang cerdas informasi dan mampu memanfaatkan teknologi dalam ruang digital yang sehat.
“Hingga umur 9 tahun, DKIP menjalankan perannya melalui penguatan infrastruktur teknologi informasi, data yang akurat, pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta peningkatan literasi di dalam masyarakat,” ujar Hj. Andriana.
Ia juga menekankan bahwa perjalanan menuju masyarakat digital adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan inovasi sebagai kunci utama.

Sementara itu Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si, yang hadir memberikan arahan, mengakui bahwa beban tugas DKIP sangat berat karena menjadi muara informasi dari lebih 30 perangkat daerah. Ia menegaskan bahwa di era sekarang, pemerintah dituntut untuk memberikan transparansi publik setiap saat. Untuk itu ia juga meminta agar peran DKIP dapat didukung penuh oleh seluruh perangkat daerah yang ada.

“Hari ini kita tidak bisa lagi menangkis kritik tajam publik, baik yang disampaikan melalui media maupun akun-akun perorangan, untuk itu peran DKIP ini harus didukung secara penuh oleh perangkat daerah,” tegasnya.
Selain masalah informasi, Bupati juga mengapresiasi kerja nyata DKIP dalam menuntaskan persoalan jaringan telekomunikasi melalui program prioritas.

Pada tahun 2025, sebanyak 28 unit perangkat teknologi telah diserahkan untuk mengatasi persoalan blank spot di desa-desa, termasuk di wilayah Hulu Sungai Kayan dan wilayah pesisir.
Langkah ini diambil untuk mendukung layanan publik di bidang kesehatan dan pendidikan. Bupati berharap, melalui kerja tim yang kuat, DKIP dapat terus meminimalisir potensi keluhan warga terkait akses komunikasi di masa mendatang.

Scroll to Top